Selasa, 23 September 2014

CRITICAL THINKING


  • Berpikir Kritis menurut tokoh adalah:
    • Merasionalisasi kehidupan manusia dan secara hati-hati mengamati/memeriksa proses berpikir sebagai dasar untuk mengklarifikasi dan memperbaiki pemahaman kita tentang sesuatu (Chaffee, 1990).
    • Pemeriksaan/pengamatan atas sesuatu asumsi tentang bukti terbaru dan mengintrepetasikan dan mengevaluasi argumen dalam rangka menegakkan kesimpulan atas suatu perspektif baru (Strader, 1992).
  • Karakter Berpikir Kritis:
    • Rasional, Reasonable, Reflektif: Berdasarkan alasan dan bukti, bukan karena dasar  keinginan pribadi.
    • Melibatkan Skepticism yang Sehat dan Konstruktif: Tidak menerima atau menolak ide-ide. Kecuali karena memahami hal tersebut.
    • Otonomi: Tidak mudah dimanipulasi, berpikir dengan pikiran sendiri.
    • Kreatif: Menciptakan ide original dengan menghubungkan pemikiran dan konsep.
    • Adil: Tidak bisa berpihak.
    • Dapat Dipercaya dan Dilakukan: Memutuskan tindakan yang akan dilakukan, membuat observasi terpercaya, menegakkan kesimpulan secara tepat, mengatasi masalah dan mengevaluasi kebijakan, tuntutan, tindakan.
  • 5 Model Berpikir Kritis:
    • Total Recall ( Pemanggilan Total): Mengingat fakta/kejadian serta mengingat dimana dan bagaimana menemukannya ketika dibutuhkan.
    • Habits (Kebiasaan): Pendekatan berpikir yang diulang-ulang dengan sering dan dilakukan tanpa berpikir.
    • Inquiry (Pencarian Informasi): Memeriksa isu secara mendalam dengan menanyakan hal yang terlihat nyata, termasuk menggali dan menanyakan sesuatu, khususnya asumsi terhadap situasi tertentu.
    • New Ideas and Creativity (Ide Baru dan Kreatifitas): Berpikir melebihi sumber dan mencari hal baruuntuk hasil terbaik dan menarik.
    • Knowing How You Think (Mengetahui Apa yang Anda Pikirkan): Berpikir untuk mengetahui bagaimana seseorang berpikir.

sumber materi: PPT yang diajarkan saat kuliah oleh Bapak Carolus

1 komentar: