Minggu, 21 September 2014

SUBJEKTIVISME dan OBJEKTIVISME

SUBJEKTIVISME

  • Ciri pendekatan Subjektivisme:
    • Menggagas pengetahuan sebagai suatu keadaan mental yang khusus (kepercayaan istimewa). misalnya sejarah, kepercayaan lain, dsb.
    • Pengalaman subjektif (kokoh terjamin) sebagai titik tolak pengetahuan dari data inderawi (intuisi) diri sendiri.
    • Prinsip subjektif tentang alasan cukup, karena pengalaman bersifat personal, benar secara pasti dan meyakinkan karena berlaku sebagai pengetahuan langsung dari subjek,
  • Dalam kenyataan hidup diri sebagai subjek yang bukan hanya penahu (knower), tapi juga sebagai pelaku (agen) tidak bisa mengandaikan adanya "yang lain" baik sebagai objek pengetahuan dan kegiatannya maupun sesama objek dalam dialog.

OBJEKTIVISME
  • Merupakan pandangan bahwa objek yang kita persepsikan melalui perantara indera kita itu ada dan bebas dari kesadaran manusia. Objektivisme beranggapan pada tolak ukur suatu gagasan berada pada objeknya dan diartikan sebagai pandangan yang menganggap bahwa segala sesuatu yang dipahami adalah tidak tergantung pada orang yang memahami.
  • 3 Pandangan Dasar Objektivisme:
    • Kebenaran independen terlepas dari pandangan subjektif
    • Kebenaran datang dari bukti faktual
    • Kebenaran hanya bisa didasari dari pengalaman inderawi
  • Syarat mempercayai kebenaran kesaksian inderawi:
    • Objek harus sesuai dengan jenis indera kita.
    • Organ indera harus normal dan sehat.
    • Karena objek ditangkap melalui medium, maka medium harus ada.
  • Objek Khusus: Data yang ditangkap hanya oleh satu indera.
    • Misal: Warna, suara, abu.
  • Objek Umum: Data yang dapat ditangkap lebih dari satu indera.
    • Misal: Keluasan dan gerakan yang dapat dilihat dan diraba oleh indera lainnya.

sumber materi: PPT yang disampaikan saat kuliah

1 komentar:

  1. Makasih loh buat penjelasannyaaa jadi lebih ngerti soal sujektif dan objektif niiihh hahahahaha 90 jesss!!!!

    BalasHapus