Jumat, 26 September 2014

MANUSIA dan AFEKTIVITASNYA

  •  Kekayaan dan Kompleksitas Manusia:
o   Yang membedakan manusia dengan tumbuhan: afektivitasnya.
o   Afektivitas yang membuat manusia ‘berada’ di dunia, berpartisipasi dengan orang lain, mendorong org untuk mencintai, mengabdi dan menjadi kreatif.
o   Cara hadir kita di dunia diperdalam oleh afektivitas.
o   Afektivitas termasuk kegiatan yang kompleks.
o   Seluruh kehidupan afektif berputar pada dua kutub yang bertentangan satu sama lain: mengarah pada obyek karena menyukainya, atau berpaling darinya karena menganggapnya buruk. Cinta = buah afektivitas positif, benci= buah afektivitas negatif. Sebenarnya cintalah yang paling dasariah.
  •   Apa yang Bukan Perbuatan Afektif?
o   Cinta membuktikan diri dan mendahului dalam perbuatan sehari-hari.
o   Kerap afektivitas itu disamakan dengan kesanggupan merasa, padahal kehidupan afektif bukan hanya menyangkut merasa saja, tapi juga menyangkut hal yg spiritual.
  •   Apa yang Merupakan Perbuatan Afektif?
o   Hidup afektif atau afektivitas: Seluruh perbuatan afektif yang dilakukan subyek sehingga subyek ditarik oleh obyek atau sebaliknya.
o   Perbuatan afektif sedikit mirip dengan ‘perbuatan mengenal’ karena dianggap perbuatan vital/imanen. Tapi perbuatan afektif beda dengan ‘perbuatan mengenal’ karena perbuatan afektif itu lebih pasif, sedangkan pada ‘perbuatan mengenal’ subyek membuka diri pada obyek.
  •   Catatan tentang Cinta Diri Sediri, Tuhan, dan Sesama:
o   Orang sering menganggap cinta diri sendiri adalah egoisme, maka tidak baik. Padahal cinta akan diri sendiri dapat ditemukan pada orang yang sanggup mencintai orang lain dengan sungguh-sungguh.
o   Egoisme menolak setiap perhatian otentik pada orang lain. Orang egois hanya mengambil untung dari apa saja.
o   Jika kita mencintai Tuhan dengan seluruh jiwa/hati, tidakkah itu sama dengan mengasingkan diri dari diri sendiri? Tidak. Tuhan tidak melawan kita. Ia transenden dan imanen. St. Agustinus: Tuhan adalah pokok pangkal kepribadian kita masing-masing. Ia = dasar dalam mana semua manusia saling berkomunikasi. Makin saya mendekati org lain, makin saya mendekati Tuhan.


sumber: PPT yang diberikan saat kuliah oleh Bapak Raja Oloan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar