- Kekayaan dan Kompleksitas Manusia:
o
Yang membedakan manusia dengan tumbuhan:
afektivitasnya.
o
Afektivitas yang membuat manusia ‘berada’ di
dunia, berpartisipasi dengan orang lain, mendorong org untuk mencintai,
mengabdi dan menjadi kreatif.
o
Cara hadir kita di dunia diperdalam oleh
afektivitas.
o
Afektivitas termasuk kegiatan yang kompleks.
o
Seluruh kehidupan afektif berputar pada dua
kutub yang bertentangan satu sama lain: mengarah pada obyek karena menyukainya,
atau berpaling darinya karena menganggapnya buruk. Cinta = buah afektivitas
positif, benci= buah afektivitas negatif. Sebenarnya cintalah yang paling
dasariah.
- Apa yang Bukan Perbuatan Afektif?
o
Cinta membuktikan diri dan mendahului dalam perbuatan sehari-hari.
o
Kerap afektivitas itu disamakan dengan
kesanggupan merasa, padahal kehidupan afektif bukan hanya menyangkut merasa
saja, tapi juga menyangkut hal yg spiritual.
- Apa yang Merupakan Perbuatan Afektif?
o
Hidup afektif atau afektivitas: Seluruh
perbuatan afektif yang dilakukan subyek sehingga subyek ditarik oleh obyek atau
sebaliknya.
o
Perbuatan afektif sedikit mirip dengan ‘perbuatan
mengenal’ karena dianggap perbuatan vital/imanen. Tapi perbuatan afektif beda dengan
‘perbuatan mengenal’ karena perbuatan afektif itu lebih pasif, sedangkan pada
‘perbuatan mengenal’ subyek membuka diri pada obyek.
- Catatan tentang Cinta Diri Sediri, Tuhan, dan Sesama:
o
Orang sering menganggap cinta diri sendiri
adalah egoisme, maka tidak baik. Padahal cinta akan diri sendiri dapat
ditemukan pada orang yang sanggup mencintai orang lain dengan sungguh-sungguh.
o
Egoisme menolak setiap perhatian otentik pada orang
lain. Orang egois hanya mengambil untung dari apa saja.
o
Jika
kita mencintai Tuhan dengan seluruh jiwa/hati, tidakkah itu sama dengan mengasingkan diri dari diri sendiri? Tidak. Tuhan tidak melawan kita. Ia
transenden dan imanen. St. Agustinus:
Tuhan adalah pokok pangkal kepribadian kita masing-masing. Ia = dasar dalam
mana semua manusia saling berkomunikasi. Makin saya
mendekati org lain, makin saya mendekati Tuhan.
sumber: PPT yang
diberikan saat kuliah oleh Bapak Raja Oloan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar