- Beragam arti metafisika:
- Upaya mengkarakterisasi realitas sebagai keseluruhan.
- Usaha menyelidiki apakah hakikat yang berada dibalik realitas.
- Pembahasan falsafati yang komprehensif mengenai seluruh realitas atau segala sesuatu yang ada. (arti umum).
- Pembagian Metafisika:
- Metafisika Umum (Ontologi).
- Metafisika Khusus (Kosmologi, Teologi Metafisik, Filsafat Antropologi).
METAFISIKA UMUM (ONTOLOGI)
- Membahas segala sesuatu yang ada secara menyeluruh dengan cara memisahkan eksistensi dari penampilan eksistensi itu.
- Tiga teori ontologis:
- Idealisme - ada sesungguhnya berada di dunia ide, yang tampak nyata dalam alam indrawi hanyalah bayangan dari yang sesungguhnya..
- Materialisme - menolak hal yang tidak kelihatan. Ada yang sesungguhnya adalah yang keberadaannya semata-mata material. Realitas ilaha alam kebendaan.
- Dualisme - tipe fundamental substansi adalah materi (fisis) dan mental (tidak terlihat secara fisis). Harus dibedakan dengan monisme dan pluralisme.
METAFISIKA KHUSUS (TEOLOGI METAFISIK)
- Kosmologi berasal dari kata Kosmos (dunia/ketertiban) dan Logos (kata/ilmu) yang berarti percakapan tentang alam/ketertiban paling fundamental dari seluruh realitas.
- Kosmologi memandang alam sebagai totalitas dari fenomena. Yang disoroti: ruang dan waktu, perubahan, kebutuhan, keabadian dengan metode rasional.
- Teologi Metafisik dikenal dengan Theodicea yang membahas kepercayaan pada Allah ditengah realitas kejahatan yang merajalela di dunia.
- Tokoh Anselmus, Descartes, Thomas Aquinas, I. Kant membuktikan Allah ada dengan bukti rasional yaitu:
- Argumen Ontologis - semua manusia punya ide tentang Allah.
- Argumen Kosmologis - setiap akibat punya sebab. Penyebab adanya dunia adalah Tuhan.
- Argumen Teologis - segala sesuatu ada tujuannya, pengatur tujuan adalah Tuhan.
- Argumen Moral - dasar sumber moralitas adalah Tuhan.
- Filsafat Stoa - segala sesuatu dijadikan oleh kekuatan ilahi/kekuatan alam. Spinoza melihat segala sesuatu yang ada adalah Allah. Skeptisisme meragukan Allah.
- David Hume - Hume menolak Allah dan kebenaran agama.
- L. Feuerbach - religi tercipta oleh hakekat manusia sendiri, yaitu egoisme.
- F. Nietzche - konsep Allah dalam agama kristen sudah buruk, Allah dianggap lemah. Ia berkesimpulan bahwa Allah sudah mati.
- Sigmund Freud: ada tiga fungsi Allah, yaitu:
- penguasa alam.
- agama mendamaikan manusia dengan nasibnya yang mengerikan.
- Allah menjaga agar ketentua/peraturan budaya dilaksanakan.
sumber materi: PPT yang disampaikan saat kuliah
bagusss bget blognya 95 buat kamu jessss
BalasHapusPostingannya berkualitaaaasss hahaha 89 jess!!!
BalasHapus